Menurut peneliti Stephen Bloom, penemuan ini mendukung anjuran lama yang meminta Anda mengunyah makanan paling tidak 20 kali sebelum menelan. Selain itu, terang Bloom, penemuan ini juga menunjukkan kalau tren para pekerja yang cenderung makan di meja kerjanya dengan terburu-buru bisa memicu epidemi obesitas.
“Makan dengan cepat, makan di tempat kerja atau makan sambil mengerjakan tugas di layar monitor sehingga membuat Anda tetap menjejalkan makanan ke mulut, cenderung meningkatkan risiko obesitas,” tutur Bloom, seperti dikutip situs dailymail.
Untuk menghindari hal ini, tegas Bloom, ada baiknya makan dengan lebih lambat. Dengan begitu Anda bisa mengontrol asupan makanan.”Tidak diragukan kalau cara ini akan membuat Anda lebih langsing.”
Es krim
Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism ini, peneliti membandingkan sampel darah dari beberapa partisipan yang diminta mengonsumsi satu takar es krim (300ml) dengan kecepatan yang berbeda-beda. Peneliti kemudian mengukur kadar hormon yang memberi sinyal ke otak kalau perut sudah kenyang.
Studi menemukan, mereka yang menghabiskan waktu 30 menit untuk makan es krim tersebut memiliki kadar hormon yang lebih tinggi dan mengaku lebih kenyang dibandingkan mereka yang makan terburu-buru.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer




0 komentar:
Post a Comment